Danrem, Tingkatkan Profesionalisme Apwil Jalin Sinergitas TNI Dengan Pemerintah Daerah

Kendari (korem143.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id) – Tingkatkan profesionalisme prajurit dan sinenergitas Korem 143/Halu Oleo dengan lembaga pememerintah maupun non pemerintah dalam rangka mendukung tugas pokok korem, demikian ditegaskan lagi oleh Danrem 143/Halu Oleo Kolonel Czi Rido Hermawan dalam arahannya kepada para Staf Korem 143/Halu Oleo dan para Kadisjan Jajaran Korem 143/Halu Oleo di Makorem 143/Halu Oleo senin tanggal 25 Januari 2016.

Danrem 143/Halu Oleo yang baru selesai mengikuti Rapim TNI TA. 2016 dijakarta menyampaikan beberapa penekanan dan Pengarahan Panglima TNI pada saat Rapim kepada para Staf Korem dan para Dan/Kabalakrem 143/Halu Oleo, sebagai berikut :

  1. Yakin akan keberadaan Organisasi TNI dari Pusat sampai dengan tingkat Daerah.
  2. Jalin Komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen yang ada di masyarakat.
  3. Budayakan komunikasi yang sederhana dengan Prajurit.
  4. Lakukan De-Radikalisasi dan Kontra-Radikalisme dalam masyarakat.
  5. Tidak terlibat dalam politik praktis.
  6. Tegakkan rantai komando tegak lurus kepada atasan/pimpinan.
  7. Tingkatkan insting tempur bagi semua prajurit.
  8. Pelaksanaan pengamanan VVIP harus sukses dan tidak boleh gagal.
  9. Ketentuan yang berhak menempati rumah dinas adalah sebatas anggota TNI dan istri/anak.
  10. Melaksanakan pengawasan secara ketat dan terus menerus terhadap perkembangan/keberadaaan Narkoba di satuan maupun dirumah pribadi anggota.

Pada bagian lain Danrem juga menyampaikan beberapa penekanan Panglima TNI pada saat pengarahan Panglima TNI Bidang Teritorial, Selasa 19 Januari 14.00 sd 17.15 di Gd Bais TNI Kalibata, Jakarta yang disampaikan oleh Panglima TNI tanpa teks sebagai berikut :

  1. Aparatur Teritorial harus bersinergi dengan Intelejen, sehingga akan terbentuk Agen informan yang cepat dan tepat.
  2. Agar di rencanakan bentuk kerjasama yg melibatkan Kodim + Polres + Perusahaan, utk mendapatkan CSR yang digunakan bagi pelatihan Bela Negara bagi para Preman / Mantan Preman, kemudian setelah dilatih Bela Negara direkrut sebagai Karyawan di Perusahaan tersebut dengan rekomendasi bersama dari Dandim dan Kapolres.
  3. Harus memiliki kemampuan PR/Publik relation dalam memberikan pemberitaan kepada awak media dan kuasai permasalahan saat di wawancara / tampil dihadapan media, sehingga tidak menyulitkan/memancing pertanyaan berkelanjutan dari Media.
  4. Harus menguasai daerah yang biasa dijadikan kerumuman massa, hal ini untuk mengantisipasi bila RI 1, mendekat ke lokasi kerumuman massa, kuasai masyarakat dan kuasai daerah.
  5. Proses rekrutmen Prajurit, harus dikuasai oleh Aparatur teritorial, sehingga ke depan bisa menjadi Agen informan.
  6. Yonif, Kodim dan Korem dan Kodam perlu melakukan pendekatan ke sekolah-sekolah dengan salah satu tujuan membentuk opini positif yang pada akhirnya generasi muda akan menjadi Agen. Contoh. Datang ke sekolah dengan membawa tenda dan dilakukan lomba bongkar pasang tenda, fhoto-fhoto bersama TNI, dan lain-lain.
  7. Kemampuan Penerangan / Pendam + Intelejen akan sangat berdampak pada kegiatan Teritorial.

Pada kesempatan yang sama Danrem 143/Halu Oleo kolonel Czi Rido Hermawan menyampaikan penekanan dan arahan Pangdam VII/Wrb pada saat Rapim Kodam VII/Wirabuana , sebagai berikut :

  1. Setiap satuan jajaran Kodam VII/Wrb harus menguasai dan memahami kondisi geografis wilayah masing-masing, kemungkinan adanya pulau-pulau yang dapat dijadikan pangkalan pesawat udara ataupun kapal laut.
  2. Salah satu terobosan untuk mengatasi/mencegah munculnya terorisme adalah melaksanakan Kegiatan intelejen teritorial secara aktif dengan menggerakkan para babinsa dan anggota TNI yang ada didaerah sebagai Bapulket intelejen dengan secara aktif melaporkan segala sesuatu kejadian yang menonjol diwilayah, dilaporkan secara hierarkis ke komando atas agar dapat diambil tindakan baik yang bersifat preventif maupun refresif.
  1. Pasang CCTV di masing-masing satuan khususnya ditempat-tempat yang rawan.
  2. Aktifkan kegiatan-kegiatan Bela Negara kepada kepada semua elemen masyarakat, laksanakan secara bersinergis kepada semua instansi.
  3. Membuat SMS Center sebagai bagian dari Website Korem.
  4. Laksanakan rotasi personel yang sudah lama bertugas di daerah-daerah terpencil.
  5. Ajak anak-anak sekolah dan pesantren untuk mengikuti Out Bond.
  6. Fungsikan Penerangan Korem sebagai Public Relation (PR) dalam meningkatkan Komunikasi dengan masyarakat.
  7. Pejabat Kapenrem jangan melakukan kebohongan Publik terhadap berita-berita presss release yang dimuat oleh media cetak maupun elektronik, jelaskan tentang kejadian yang sebenarnya kepada masyarakat namun tetap berpedoman kepada tatanan kewenangan yang boleh di sampaikan ke publik.
  8. Setiap apel laksanakan santi aji kepada prajurit dan laksanakan kegiatan latihan dasar-dasar militer pada saat kegiatan Minggu Militer dilaksanakan (PPM/PBB, Taktik Regu, Bela Diri, dll).
  9. Pakaian yang dipakai prajurit adalah sesuai Gamad yang berlaku.

IMG20160120174356

Selanjutnya Danrem 143/Halu Oleo, menyampaikan beberapa program unggulan Kodam VII/Wirabuana yang harus ditindak lanjuti diantaranya, sbb :

  1. Pembentukan Posko Intelejen Teritorial, sebagai sarana Bapulket”.
  2. Pembuatan Website satuan Wirabuana sebagai sarana informasi , propaganda dan mengekspose berita. Serta pembuatan website Bela Negara sebagai sarana pendidikan bela negara kepada prajurit dan KBT serta masyarakat, ditengah maraknya berita yang berkembang dimasyarakat yang keabsahannya belum dapat diyakini kebenarannya.
  3. Menang dalam lomba Militer dan Oraum oleh karena itu setiap even yang akan ikuti harus betul-betul direncanakan dan disiapkan dengan baik dan serius.
  4. Menang dalam Lomba Binter, satuan-satuan yang akan di ikutkan dalam lomba Binter Tingkat Angkatan Darat harus disiapkan secara dini dan serius.
  5. Bintal fungsi Komando, laksanakan bintal funsi komando sebagai cara untuk menekan pelanggaran yang terjadi pada anggota disatuan, dengan ditingkatkannnya peran bintal funsi komando diharapkan angka pelanggaran dapat eliminir/ditekan seminimal mungkin sampai titik nol.

Danrem 143/Halu Oleo Kolonel Czi Rido Hermawan juga memberikan evaluasi dan apresiasi terhadap program kerja Korem 143/Halu Oleo TA. 2015 yang sudah dilaksanakan; dalam penjelasannya Danrem menyampaikan Korem 143/Halu Oleo beserta jajaran telah mampu memberikan kontribusi yang besar bagi percepatan pembangunan di wilayah Sulawesi Tenggara yang menjadi tanggung jawab Korem 143/Halu Oleo. Khusus bidang Teritorial Danrem menyampaikan bahwa Korem 143/Halu Oleo beserta jajaran, baik satuan kewilayahan (Kodim, Koramil) maupun satuan tempur Batalyon 725/Wrg yang merupakan satu-satunya Batalyon yang ada di Sulawesi Tenggara telah memberikan hasil karya terbaiknya, prestasi yang patut dibanggakan oleh semua prajurit Satria Dharma Utama, diantaranya beliau sampaikan, sbb :

  1. Program Jambanisasi yang merupakan program dari komando atas untuk masyarakat miskin dan tidak mampu , Korem 143/Halu Oleo yang ditargetkan membuat 2130 unit jamban tetapi Korem 143/Halu Oleo mampu membuat 6.215 unit jamban, hal ini adalah prestasi yang patut dibanggakan oleh semua pihak.850512392_75548
  2. Pelaksanaan TMMD ke-94 yang dilaksanakan di Kabupaten Bombana oleh Kodim 1413/Buton, dengan sasaran kegiatan fisik dan non fisik. Sasaran fisik : pembangunan jembatan permanen dua buah, pembuatan plat deker 9 buah, hingga peningkatan jalan 7,5 km yang menghubungkan Desa Tahi Ite dan Totole, bakti sosial, meliputi pengobatan massal, pelayanan KB, pasar murah, operasi bibir sumbing dan operasi katarak. Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan bela negara, penyuluhan radikalisme, penyuluhan pertanian, pertanahan, hukum, hingga peternakan. Selanjutnya TMMD ke-95 di Kabupaten Kolaka Timur Kodim 1412/Kolaka dengan sasaran fisik pembukaan dan perbaikan jalan, pembuatan jembatan gantung, deucker, drainase, jamban, perbaikan rumah ibadah dan rumah masyarakat. Sedangkan kegiatan non fisik melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti, pengobatan gratis, sunatan massal, penyuluhan narkoba, Sosialisasi tertib berlalu lintas.

DSC_0209Kegiatan TMMD yang ke-94 yang dilaksanakan Kodim 1413/Buton di Kab. Bombana maupun TMMD ke-95 di Kolaka Timur yang dilaksanakan Kodim 1412/Kolaka berjalan dengan baik dan sukses, bahkan mencetak hasil Over Prestasi serta mendapatkan apresiasi dari berbagai elemen baik oleh pemerintah setempat maupun kalangan tokoh masyarakat dan masyarakat tempat TMMD dilaksanakan.

  1. Melaksanakan Pameran Alur Sista (Makorem pada saat HUT TNI ke-70 TH. 2015, Kodim 1412/Kolaka, 1413/Buton Pada saat TMMD ke-95).
  2. Melaksanakan MOU dengan Instansi Pemerintah & Perguruan Tinggi yaitu Universitas Halu Oleo (UHO) (MoU Pendampingan KKN).850518167_95737
  3. Universitas Sembilanbelas November (USN) (MoU Pembekalan Bela Negara)DSC_0072
  4. BP – DAS Provinsi Sulawesi Tenggara ( MoU-Penghijauan);
  5. BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara ( MoU-Program KB) ; dan
  6. Dinas Pertanian provinsi Sulawesi Tenggara (MoU Upsus – Pendampingan Babinsa)
  7. Kegiatan Pembekalan Bela Negara yang dilakukan oleh Korem 143/Halu Oleo kepada mahasiswa Perguruan Tinggi di Sulawesi Tenggara diantaranya dengan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari , Universitas Sembilanbelas November Kolaka dan organisasi massa seperti FKPPI dan Banser Ansor yang dilaksanakan di Yonif 725/Wrg dan Wisma Haji Sulawesi Tenggara melibatkan pelatih/pembina dari Makorem 143/HO dan dari anggota Yonif 725/Wrg.
  8. KKN, Kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang dilakukan oleh Universitas Halu Oleo dan Korem 143/Ho yang melibatkan para Babinsa jajaran dilaksanakan pada setiap tahun ajaran.
  9. Program Pendampingan (Usaha Khusus-Upsus) yang sudah berjalan dari akhir tahun 2014 yang lalu sudah menampakkan hasil yang nyata, hal ini dapat dilihat dari hasil pertanian padi yang semula 4,2 Ton/Ha sekarang meningkat menjadi 6,2 Ton/Ha, terjadi peningkatan produksi pertanian yang signifikan.
  10. Kegiatan silaturahmi dengan Toda, Toga, Tomas, kalangan insan pers dan ke unsur Muspida berjalan dengan baik.HTI
  11. Pemilukada langsung, Pelaksanaan Pemilukada langsung yang dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2015 secara serentak di seluruh Indonesia, berjalan dengan baik. Khusus diwilayah Provinsi Sultra dari 17 Kabupaten/Kota yang mengikuti Pemilukada serentak adalah 7 Kabupaten  yaitu : Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Muna dan Kabupaten Buton Utara.

Kita patut bersyukur bahwa pelaksanaan pemilukada serentak di Indonesia tersebut dapat berjalan dengan demokratis dan baik sebagaimana yang diharapkan, hal ini menjadi barometer bahwa keamanan di negara kita khususnya di wilayah Korem 143/Halu Oleo sangat Kondusif.

Dalam rapat evaluasi Danrem 143/Halu Oleo menyampaikan Momentum kegiatan rapat evaluasi ini, diharapkan menjadi bahan masukan yang sangat penting terhadap pelaksanaan program kerja dan anggaran tahun 2016. Selanjutnya pada saat pengarahan Danrem 143/Halu Oleo memberikan beberapa penekanan kepada para staf dan para Dan/Kadisjan jajaran Korem 143/Halu Oleo, sbb :

Pertama : Bidang Intelijen

  1. Tingkatkan profesionalitas dan kinerja aparat intelijen, dengan melaporkan setiap perkembangan situasi yang terjadi melalui temu cepat dan lapor cepat.
  2. Fungsikan Intelejen Teritorial yang telah tergelar dengan melibatkan para Babinsa dilapangan sebagai Bapulket.
  3. Tingkatkan koordinasi dan sinegritas pada perencanaan kegiatan, dengan tetap memperhatikan potensi ancaman khususnya pada daerah rawan konflik dan perbatasan. Pedomani renpam dan protap dalam setiap pelaksanaan latihan agar terhindar dari kerugian personel dan materiil.
  4. Laksanakan evaluasi secara terus menerus melalui peningkatan kepekaan dan kepedulian terhadap anak buah, agar setiap prajurit dan pns tetap memelihara disiplin dan mentaati peraturan yang berlaku, untuk menghindari dan mencegah terjadinya kerugian personel dan materiil di satuan.

Kedua : Bidang Operasi dan Perencanaan Anggaran,

  1. Pahami mekanisme penyelenggaraan latihan dan sistem perencanaan latihan. Tingkatkan kualitas latihan satuan jajaran Korem 143/Halu Oleo. Sesuai program latihan standarisasi, guna menjamin kesiapan pelaksanaan tugas-tugas yang akan datang, pedomani petunjuk pelaksanaan program dan anggaran.
  2. Dalam menyusun program kerja dan anggaran Korem 143/Halu Oleo Tahun Anggaran 2016, sebagai acuan satuan jajaran Korem 143/Halu Oleo dalam melaksanakan tugas pokok. laksanakan pengelolaan anggaran melalui prinsip kehati-hatian, akuntabel dan transparan agar dapat dipertanggungjawabkan.
  3. Budayakan tiga tertib, yaitu tertib administrasi kegiatan, tertib administrasi per wabkuan dan tertib administrasi fisik.

Ketiga : Bidang Personel.

  1. Meningkatkan penegakkan disiplin prajurit dan tertib administrasi, meningkatkan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan.
  2. laksanakan kegiatan werving prajurit secara obyektif dan transparan, untuk memperoleh calon prajurit yang berkualitas.
  3. Waspadai dan cegah kemungkinan terjadinya penyalahgunaan wewenang dan jabatan serta adakan pengawasan yang ketat dan tindak tegas personel yang terlibat kasus percaloan.

Keempat : Bidang Logistik.

  1. Menyelenggarakan pemeliharaan dan perbaikan alat peralatan secara maksimal, untuk menjamin dan meningkatkan kesiapan operasional melalui perencanaan yang cermat, terinci dan mengedepankan transparansi.
  2. Mendelegasikan kewenangan dan alokasi anggaran kepada satuan pemakai, untuk melaksanakan pemeliharaan gedung, perkantoran dan kendaraan pool satuan untuk menjamin kesiapan satuan secara maksimal.
  3. Meningkatkan prosedur dan mekanisme dukungan agar efektif dan efisien serta memudahkan satuan penerima.

Kelima : Bidang Teritorial.

  1. Melaksanakan serbuan teritorial secara maksimal, lakukan koordinasi secara intensif, untuk meningkatkan kemampuan apkowil dalam penguasaan wilayah, sehingga dapat mencegah setiap kerawanan yang berkembang di wilayah masing-masing.
  2. Optimalkan Komsos dengan seluruh komponen masyarakat, aparat pemda dan keluarga besar TNI guna mendukung kegiatan Operasi Bakti TNI. aktualisasikan Kemanunggalan TNI dengan rakyat, jadikan motto “Bersama rakyat TNI kuat, Hebat dan Profesional” sehingga TNI mencintai dan dicintai rakyat.

Sebelum menutup rapat evaluasi dan pengarahannnya Danrem mengingatkan agar para Dansat dan Staf Korem 143/Halu Oleo, benar-benar selalu mengecek, mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan Progja dan Anggaran di satuannya masing-masing, sehingga anggaran dan pelaksanan kegiatan tersebut telah sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan. Pembinaan Satuan adalah merupakan tugas dan tanggungjawab para Dansat, untuk itu hendaknya para Dansat dapat melaksanakan pembinaan satuan secara terus-menerus, serius, penuh dedikasi, inovasi dan kreatifitas guna memajukan satuan masing-masing.(Penrem143).

About Penrem 143/HO

.