Danrem 143/Halu Oleo Kolonel Czi Rido Hermawan, M.Sc. memberikan pengarahan kepada anggota Korem 143/Ho sebagai bagian dari kegiatan "Bintal Fungsi Komando" yang dilaksanakan secara rutin pada setiap hari Jum'at siang di Makorem dan Jajaran.

Danrem 143/HO, Kolonel Czi Rido Hermawan, M.Sc Berikan Pengarahan kepada Anggota

KENDARI (korem143.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id) – “Pembinaan mental Angkatan Darat merupakan bagian dari pembinaan personel TNI AD dengan fungsi dan tugas membina sikap mental personel TNI AD, sehingga seluruh perilaku setiap anggota TNI AD sesuai dengan nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dan 8 wajib TNI. Demikian disampaikan oleh Danrem 143/HO kepada para Dandim dan Staf Korem 143/HO terkait dengan perintah beliau kepada jajaran untuk secara rutin memberikan kegiatan bintal fungsi komando yang dilaksanakan oleh Korem dan jajaran pada setiap hari jum’at siang di satuan masing-masing diluar kegiatan “jam komandan”. Kamis (17/3/2016).

Danrem selanjutnya juga menambahkan bagi anggota TNI AD, wujud dan peran pembinaan mental sudah mewarnai jati dirinya sejak perjuangan merebut, menegakkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia yaitu sebagai pejuang Prajurit dan Prajurit pejuang. Salah satu upaya agar jati diri kita sebagai prajurit tetap “terpelihara” maka pembinaan mental harus dilakukan secara sistematis dan berlanjut.

“Kesamaan persepsi antara pimpinan dan staf, antara atasan dan bawahan mutlak diperlukan dalam rangka pencapaian tugas pokok TNI AD, oleh karena itu maka para Dansat wajib dan harus melaksanakan pembinaan mental secara sistematis dan masif disatuan masing-masing sehingga dapat berdaya guna dan berhasil guna”, tegasnya.

Danrem 143/HO memberikan pengarahan kepada anggota Makorem 143/HO.
Danrem 143/HO memberikan pengarahan kepada anggota Makorem 143/HO.

Mantan Danpusdikzi TNI AD tersebut pada kesempatan tersebut juga mengatakan bahwa Pembinaan personel TNI AD merupakan bagian dari Pembinaan TNI AD dengan subjek maupun objek Pembinaan adalah manusia. Pembinaan personel adalah salah satu fungsi organik yang merupakan bagian terpenting dari pembinaan TNI AD secara keseluruhan. Fungsi organik penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab Komandan/Pimpinan kesatuan TNI AD mulai dari tingkat kesatuan yang terendah sampai yang tertinggi.

“Para Dansat harus mampu membaca dan mengikuti perkembangan anggota dan keluarga terlebih-lebih dengan maraknya pemakaian narkoba dikalangan anak muda dewasa ini dan tidak tertutup kemungkinan masuk ditengah keluarga kita, tuturnya.

Oleh karena itu beliau mengatakan sebagai seorang prajurit atau PNS di lingkungan militer idealnya harus bisa membaca perkembangan situasi yang terjadi sekarang dan bertanggung jawab dengan tugas yang kita emban. Bagi prajurit yang sudah berkeluarga harus bisa menjadi suami/istri yang baik dan menjadi bapak dan kepala keluarga yang bisa dijadikan panutan, kepada para bujangan agar lebih selektif dalam memilih calon yang akan dijadikan pendamping hidup, kita harus selektif dalam memilih calon istri sehingga kita dalam menjalani rumah tangga bisa berjalan dengan sejahtera sakinah mawaddah dan warohmah.

Danrem juga mengingatkan agar para Dansat bawahan agar mampu menjabarkan hasil rapim TNI AD 2016 yang lalu dimana Kasad berkali-kali menekankan pentingnya Loyalitas, soliditas, Moralitas dan Integritas Guna Mewujudkan TNI AD yang Kuat, hebat, Profesional dan Dicintai Rakyat. Pesan-pesan dan arahan dari pimpinan TNI AD ini harus selalu menjadi tema dan tujuan dari bintal fungsi komando yang dilakukan oleh para Dansat dalam melakukan pembinaan personel disatuan.(Penrem143).

About Penrem 143/HO

.