Asren Kodam VII/Wrb, Kolonel Inf . P. Hutagalung S.Ap , memberikan penjelasan kepada peserta rapat Pemantauan dan Pengawasan Program Kerja dan Anggaran . 2016, di Makorem 143/Halu Oleo, Rabu (23/3/2016).

Asren Kodam VII/Wirabuana, Berikan Pembekalan Kepada Peserta Rapat Pengawasan Anggaran di Lingkungan Korem 143/HO.

Kendari (Korem143.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id) – Daya serap anggaran Program Kerja dan Anggaran TA. 2016 disatuan-satuan diwilayah Kodam VII/Wirabuana masih sangat minim, realisasi serapan anggaran sampai dengan pertengahan bulan Maret 2016 baru mencapai 37,4 %, hal ini disebabkan karena kemampuan pejabat penanggung jawab Renprogar dari masing-masing satuan kurang memahami tugas dan tanggung jawab yang dimilikinya.

Kondisi tersebut menyebabkan penyerapan anggaran di masing-masing satuan tidak maksimal, anggaran yang seharusnya sudah dapat diterima menjadi terlambat akibat pengajuan rencana kebutuhan kegiatan dari satuan bawah diajukan terlambat. Hal ini tidak boleh terjadi lagi karena pada tahun 2017 nanti semua program sudah menggunakan sistem Dipa Daerah demikian disampaikan oleh Asisten Perencanaan Kodam VII/Wirabuana Kolonel Inf Parlindungan Hutagalung pada saat melakukan kunjungan ke Makorem 143/HO, Rabu (23/3/2016).

Mayor Cku Syamsi Pabanda Ren Kodam VII/Wrb, mememberikan Penjelasan Mekanisme Pencairan Dana Dipa Daerah Kepada Peserta Rapat, di Makorem 143/HO.
Mayor Cku Syamsi Pabanda Ren Kodam VII/Wrb, mememberikan Penjelasan Mekanisme Pencairan Dana Dipa Daerah Kepada Peserta Rapat, di Makorem 143/HO.

Sebagaimana Kita ketahui bersama, bahwa sasaran pengawasan dan pemantauan oleh Tim Pengendali Program Kerja dan Anggaran Kodam VII/Wrb ini terkait dengan daya serap anggaran APBN TA. 2016 pada TW I berjalan ini yang masih dianggap kurang maksimal mengingat Progja dan Anggaran TA. 2016 di TW I sudah akan berakhir tetapi serapan anggaran masih belum maksimal. Kondisi ini tidak boleh terulang kembali seperti di tahun anggaran 2015 yang lalu, dimana serapan anggaran sampai pada tutup tahun 2015 sangat lambat, sehingga APBN 2015 yang telah disiapkan pemerintah pusat ke masing-masing Departemen terkesan pertanggungjawaban keuangannya diragukan.

Sebelumnya, Danrem 143/Halu Oleo dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kasrem 143/Halu Oleo, Drs. Alamsyah menyampaikan kedatangan Asren Kodam VII/Wirabuana ke Makorem 143/HO agar betul-betul di manfaatkan agar pengolahan anggaran di jajaran Korem 143/HO dapat terealisasi sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

Kedatangan tim pengawas dan pemantauan ke Makorem 143/HO, disamping memberikan penjelasan tentang penggunaan anggaran secara tehnis kepada pejabat penanggung jawab Renprogar juga sebagai tempat bertanya sehingga upaya-upaya yang dilakukan nantinya tidak menimbulkan kesalahan yang berarti dan realisasi daya serap Anggaran Program Kerja di Jajaran Korem 143/HO pada TA. 2016, dapat lebih maksimal. Jika terdapat permasalahan atau hal-hal yang belum dipahami agar ditanyakan langsung kepada Tim sehingga bisa diberikan solusi secara tepat.

Hadir dalam dalam pengarahan Asren Kodam VII/Wrb di Makorem 143/Ho, Para perwira penanggung jawab anggaran dan juru bayar dari seluruh satuan jajaran Korem 143/Ho termasuk Jajaran Balak aju Korem 143/HO.(Penrem143).

About Penrem 143/HO

.