Kontingen Kodam VII/Wirabuana yang diwakili Yonif 725/Woroagi menyabet Juara Harapan I Lomba Peleton Tangkas TNI AD Periode II TA. 2016

Kasad Tutup Lomba Peleton Tangkas TNI AD TA. 2016 Periode II, Kodam VII/Wirabuana Juara Harapan I

Kendari (Korem143.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id) – “Keberhasilan satuan sangat dipengaruhi oleh disiplin, semangat dan moril yang dimiliki, serta kepemimpinan Komandan satuan dalam melakukan pembinaan terhadap prajurit di satuannya”.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono pada upacara penutupan Lomba Peleton Tangkas TNI AD periode II tahun 2016 di Lapangan Yudha Wastu Pramuka, Pusat Pendidikan Infanteri TNI AD, Cipatat Bandung, Jawa Barat, Kamis (1/12).

Kontingen Kodam XVI/Pattimura meraih Juara Umum Lomba Peleton Tangkas Periode II Tahun 2016.
Kontingen Kodam XVI/Pattimura meraih Juara Umum Lomba Peleton Tangkas TNI AD Periode II Tahun 2016.

Kasad selanjutnya mengatakan, Lomba Peleton Tangkas TNI AD akan tetap menjadi agenda rutin setiap  enam bulan sekali dalam setahun, yang dapat digunakan sebagai salah satu tolok ukur keberhasilan pembinaan satuan. Pembinaan satuan (Binsat) yang benar akan menghasilkan kemampuan perorangan yang berkualitas, kekompakan dan kerjasama satuan yang baik antara unsur pimpinan dengan anak buah.

Dalam amanatnya Kasad juga menegaskan, para komandan satuan agar  terus melaksanakan Binsat secara berkesinambungan, lebih kreatif dan inovatif sehingga selalu siap dan   mampu bersaing untuk berprestasi secara maksimal apabila terpilih menjadi  peserta lomba peleton tangkas TNI AD. Tetap lakukan program latihan standarisasi di satuan masing-masing dan persiapkan prajurit di satuan untuk mengikuti lomba peleton tangkas periode berikutnya.

Suatu keberhasilan hanya dapat diperoleh apabila satuan melaksanakan latihan dengan keras, sistematis, dengan perencanaan dan persiapan matang serta selalu dievaluasi. Hal tersebut tentu saja tidak dapat dicapai apabila persiapan yang dilakukan hanya dalam waktu singkat, namun harus dilakukan secara terprogram dan berkelanjutan, tegas Jenderal TNI Mulyono.

Lomba peleton tangkas kali ini, satuan dari luar Jawa telah mulai menunjukan peningkatan prestasi yang luar biasa di antaranya;   Kodam XVI/Pattimura dan Kodam VII/Wrb, telah membuktikan bahwa satuan TNI AD di luar Jawa memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk menjadi yang terbaik.

Pada Penutupan lomba peleton tangkas TNI AD periode II tahun 2016 ini, Kasad Menyerahkan piala bergilir juara umum kepada Kodam XVI/Pattimura yang pada lomba peleton tangkas sebelumnya piala bergilir ini dipegang oleh Divisi Infanteri 1 Kostrad.

Kontingen Kodam XVI/Pattimura diwakili oleh Peleton III, Kompi B, Yonif 733 R/Masariku berhasil meraih total nilai tertinggi dengan 120 poin setelah menyisihkan 14 Kontingen lainnya   yang diikuti oleh 13 Kodam dan Dua Divisi Infanteri Kostrad. Posisi kedua ditempati Kodam III/Siliwangi dan juara ketiga diraih Divisi I/Kostrad. Selain Piala bergilir, Kasad juga menyerahkan penghargaan kepada Kontingen juara umum dan prajurit  pemecah rekor catatan waktu terbaik.

Kontingen Peleton Tangkas Kodam VII/Wrb meraih Juara Harapan I (Peringkat IV) dari 15 Kontingen yang mengikuti Lomba Peleton Tangkas TNI AD Periode II TA. 2016.
Kontingen Peleton Tangkas Kodam VII/Wrb meraih Juara Harapan I (Peringkat IV) dari 15 Kontingen yang mengikuti Lomba Peleton Tangkas TNI AD Periode II TA. 2016.

Sedangkan Kontingen Kodam VII/Wirabuana yang diwakili oleh Peleton Morse Kompi bantuan Yonif 725/Woroagi, menduduki peringkat IV dengan Nilai 108 dengan perolehan medali 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu dari 8 kategori lomba yang dipertandingkan.

Posisi ini lebih baik dari 3 periode sebelumnya yang hanya meraih urutan ke-11 pada Lomba Peleton Tangkas Periode I Tahun 2016 pada bulan Mei yang lalu, Peringkat ke-8 pada   periode II Tahun 2015 serta urutan ke-13 pada periode I Tahun 2015.

Sejak dibuka oleh Kasad tanggal 24 November 2016 yang lalu,  Kontingen Kodam VII/Wirabuana sudah menunjukkan gigihnya. Satuan yang baru pulang dari daerah operasi RI -RDTL pada bulan Juli yang lalu   ternyata mampu mengimbangi kemampuan Batalyon lain. Pada saat materi Garjas salah satu materi yang menjadi tolok ukur pembinaan fisik satuan di TNI AD, Yonif 725/Woroagi menyabet Peringkat II dengan nilai 90,17. Nilai yang sama dengan yang diraih peringkat I Kontingen Kodam XVI/Patimura 90,17. Demikian juga pada saat materi Lintas Medan, Yonif 725/Woroagi menempel ketat sang juara umum Kodam XVI/Patimura dengan nilai 00.45.58.83 dari Nilai 00.45.40.36 atau selisih 17.47 detik. Kemudian pada saat Lomba permildas Batalyon ini mampu tampil terbaik dan meraih nilai tertinggi dari 14 Kontingen lainnya.

Melihat prestasi yang ditunjukkan oleh Woroagi ini tentunya kita harus berbangga sebab dibalik keberhasilannya tersebut ternyata satuan ini punya cerita sendiri, Danyonif 725/Woroagi Letkol Inf Jamed Nijo sejak awal sudah dibayang-bayangi oleh cedera lutut. Cedera lutut yang menimpa Letkol Nijo pada saat latihan sampai dengan detik-detik terakhir berangkat menuju Cipatat masih dialami olehnya, namun berkat tekad dan do,a dari home base cedera yang dialami Letkol Jamet Nijo tak dirasakannya lagi bahkan dirinya mampu menunjukkan prestasi terbaik dengan menyabet Juara Harapan I Lomba peleton Tangkas TNI AD TA. 2016. “Selamat Buat Letkol Jamet dan Tim Peleton Tangkas Yonif 725/Woroagi “, Bravo,   Kami Bangga dengan Anda. Woroagi !! (Penrem143).

About Penrem 143/HO

.