Kapenrem 143/HO Mayor Inf Azwar Dinata. (Doc-Penrem143).

TNI Akan Netral dan Profesional Dalam Pilkada

Kendari ,20/01/2017(korem.143.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id)- Di tengah maraknya persiapan dalam pelaksanaan pilkada serentak 15 Februari 2017 mendatang, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kepada seluruh jajaran TNI untuk selalu menjaga netralitas dalam pilkada serentak. Terkait Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tahun 2017, netralitas TNI menjadi taruhan, hal ini bukan hanya di DKI Jakarta saja namun termasuk beberapa daerah yang melaksanakan Pilkada, dimana pesta demokrasi ini dipantau oleh dunia kata Panglima TNI.

Kapenrem 143/HO Mayor Inf Azwar Dinata. (Doc-Penrem143).

Menindak lanjuti seruan Panglima TNI tersebut, Komandan Korem 143/Ho melalui Kapenrem 143/Ho Mayor Inf Azwar Dinata menegaskan Korem 143/Ho sejak awal selalu aktif dalam memberikan sosialisasi Netralitas TNI dalam pilkada serentak baik melalui media cetak, media online ataupun secara langsung kepada seluruh prajurit jajaran Korem 143/Ho. Hal ini harus dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak perlu terjadi yang bisa merugikan bagi prajurit itu sendiri, prajurit Halu Oleo harus netral dan solid kata Kapenrem 143/Ho.

Kata dia netralitas ini harus dimiliki dan dipahami dari prajurit yang terendah sampai yang tertinggi, seorang Prada (Prajurit Dua red) pun sangat menentukan karena soliditas dan kebersamaan adalah faktor utama. Dengan demikian seluruh prajurit harus membentengi diri dengan profesionalisme,soliditas dan tangguh untuk menciptakan netralitas TNI katanya lagi.

Hal ini di maksudkan karena TNI sebagai benteng terakhir bangsa yang berdiri di semua golongan sehingga prajurit TNI harus melepaskan semua ikatan emosional apapun, yang akan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta tidak membingungkan bagi masyarakat dalam mencari perlindungan keamanan di Negara ini.

Dia menambahkan seluruh prajurit jajaran Korem 143/Ho harus memiliki komitmen untuk netral dalam pilkada serentak karena netralitas TNI dalam momentum pilkada adalah harga mati.

Kata kuncinya adalah menjadi prajurit yang tangguh, bermental baja, tidak mudah dipengaruhi oleh siapapun dan harus mempunyai prinsip, serta harus tetap waspada tegas Kepala Penerangan Korem 143/Ho.

Sebelumnya Panglima Komando Daerah Militer VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti telah mengingatkan agar seluruh personil TNI di wilayah Kodam VII/Wirabuana agar tetap netral pada pemilihan kepala daerah serentak 15 Februari 2017 mendatang.

Perintah Panglima TNI bahwa personil TNI Netral dalam pelaksanaan Pilkada merupakan amanah Undang-undang yang harus diamanakan. Ini sangat jelas bahwa TNI akan mengedepankan sikap netral dalam pelaksanaan Pilkada kata Mayjen Agus SB dihadapan sejumlah wartawan baru-baru ini pada saat kunjungannnya ke Sultra ketika mendampingi kunjungann Mentan RI ke bumi Anoa.

Pangdam VII/Wirabuana juga menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi yang tegas dan berat pada personil TNI yang tidak netral dalam pilkada serentak. Intinya, TNI akan bertindak netral dalam pelaksanaan Pilkada yang akan datang, jika melanggar maka mendapatkan sanksi yang berat bahkan dapat berujung dengan pemecatan dari dinas TNI, pungkas Pangdam VII/Wirabuana.(Penrem143)

About Penrem 143/HO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.