Babinsa 1412-01/Tirawuta Serda Abdulah melaksanakan pendampingan penanaman padi dengan cara tabela di kelompok tani Toli-Tolindi, Kamis, (26/1/2017).

Peran Pendampingan Babinsa Sukseskan Program Upsus

Koltim (Korem143.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id) – Pangan merupakan kebutuhan utama bagi manusia. Di antara kebutuhan yang lainnya, pangan merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi agar kelangsungan hidup seseorang dapat terjamin. Sebagai upaya pemecahan terhadap permasalahan pangan tersebut, Presiden RI Bapak Joko Widodo telah mencanangkan beberapa program yang terkait dengan bidang pertanian untuk meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia dan mencapai swasembada pangan. Sebagai implementasi dari tugas TNI dalam mendukung program pemerintah, maka TNI AD bertekad untuk mensukseskan program pelaksanaan ketahanan pangan yang saat ini sedang digalakkan oleh Presiden RI beserta jajarannya tersebut.

Program membangun ketahanan pangan Indonesia ditargetkan dapat tercapai selama 3 tahun, dengan demikian diharapkan pada saat itu Indonesia telah mencapai kondisi swasembada pangan Guna mewujudkan hal tersebut, pimpinan TNI AD beserta seluruh jajarannya berupaya untuk melaksanakan pengawalan dan pendampingan terhadap petani dari hulu hingga ke hilir.

Babinsa 1412-01/Tirawuta Serda Abdulah melaksanakan pendampingan penanaman padi dengan cara tabela di kelompok tani Toli-Tolindi sawah milik Bapak Jamaluddin seluas 5 Ha di Kelurahan Simbalai Kecamatan Loea Kabupaten Kolaka Timur, Kamis (26/1/2017).

Serda Abdulah ketika dikonfirmasi penrem 143/HO mengatakan petani perlu mendapat motivasi dengan pendampingan terkait pola tanam yang menggunakan sistem Tabela dengan harapan tingkat pertumbuhan rumpun padi nantinya akan banyak dan meningkatkan produktivitas panennya. Kami melaksanakan tugas pendampingan kepada petani dan kegiatan membantu petani untuk bersinergi dalam menyukseskan program pemerintah pusat mengenai ketahanan pangan, tuturnya.

Menurutnya tidak semua petani memahami dan setuju terhadap pola tanam tabela tetapi berdasarkan teori ahli, sistem tersebut mampu meningkatkan produktivitas sekitar 30 persen per hektarnya. Babinsa berupaya mengoptimalkan lahan tersebut guna mewujudkan target ketahanan pangan di wilayah binaannya masing-masing,” ujar Serda Abdullah. (penrem143)

About Penrem 143/HO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.