Home / DHUAJA
Duaja Korem 143/Halu Oleo "Satria Dharma Utama".

DHUAJA

DHUAJA KOREM 143/HALU OLEO - SATRIA DHARMA UTAMA A. Bentuk.

1. Dhuaja Korem 143/Ho berbentu empat persegi panjang ukuran 90 x 60 Cm dibuat dari kain bludru merah berbingkai jumbai warna kuning emas ukuran 7 Cm. 2. Pada Muka kiri dilukiskan Dhuaja Korem yang terbagi atas dua bagian yaitu :

a) Gambar Dhuaja Korem 143/Ho dilukiskan pada dasar Hijau dan terdiri dari : (1) Tata warna : - Merah - Putih - Kuning - Hitam - Hijau

(2) Kata ( Motto ) Satria Dharma Utama

(3) Bintang kuning bersudut lima.

(4) Setangkai padi berisi 17 butir.

(5) Setangkai kapas berisi 8 kuntum

(6) Parang (opade), senjata sakti lambang kepahlawan suku Tolaki, Buton, Muna, moronene dan Mekongga. Senjata ini mempunyai sejarah gemilang di Sulawesi Tenggara pada tangkai pegangannya sejak dahulu kala ( sebelum zaman Belanda ) sudah tertera tulisan Maradika - yang berarti Merdeka.

(7) Daun sanggula, harum baunya bernilai magis (sumber kesaktian) dan dapat berfungsi sebagia obat yang mujarab. Dahulu kala daun ini senantiasa dibawa berperang oleh para prajurit Sulawesi tenggara. Daun sanggula yang berwarna kuning, meruas merah menjadi lambang kehormatan dan keagungan senantiasa dipakai para gadis dalam setiap perayaan/pesta sebagai tanda penghormatan bagi para tamu dan hadirin.

b) Dasar warna Dhuaja Korem 143/Ho adalah Hijau Tua.

B. Arti Tata Warna Dan Motto.

1. Tata warna.

a) Warna merah artinya melambangkan kejantanan dan keberanian berkorban membela kebenaran dan keadilan demi kepentingan bangsa dan negara.

b) Warna putih lambang kesucian dan kejujuran.

c) Warna kuning lambang kegemilangan, kematangan dan keanggunan.

d) Warna hitam lambang ketabahan dan ketekunan.

e) Warnah hijau lambang kemakmuran, kesuburan dan kesegaran.

Arti dan warna keseluruhan tata warna tersebut melambangkan perilaku seorang kesatria dalam menunaikan tugas senatiasa mebela kebenaran, berhati suci dan jujur dalam setiap tindakannya, tabah, tekun dan tenang dalam menghadapi segala tantangan dari manapun datangnya, pantang mundur dan maju terus sampai cita-citanya tercapai.

2. Kata ( Motto ) - SATRIA DHARMA UTAMA mengandung arti sebagai berikut :

a) Satria dari kata ksatria, mengandung arti bangsawan dan tokoh masyarakat yang bertugas sebagai penegak keamanan, penegak keadilan, pemimpin masyarakat, pembela kaum tertindas atau kaum lemah karena ketidakadilan dan ketidakbenaran. Ksatria artinya menegakkan kebenaran, bertanggung jawab, lugas, cekatan, pelopor, memperhatikan keselamatan dan keamanan, adil, dan selalu siap berkorban untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. Sebagai prajurit abdi negara, jadilah seorang kesatria sejati, manusia-manusia bersusila yang berkarakter dan konsekwen dalam menunaikan Sumpah Prajurit, Sampa Marga dan 8 Wajib TNI.

b) Dharma/darma mengandung arti kewajiban, aturan dan kebenaran, semangat kemanusiaan, bakti, pengabdian. Sebagai warga negara siap sedia dalam setiap saat, untuk memberikan Dharma kepada masyarakat tanpa pilih bulu, terlepas dari segala bentuk diskriminasi; suku,agama, ras dan agama.

c) Utama mengandung arti terbaik. Sebagai manusia biasa, adalah insan revolusi yang selalu mengutamakan/memberikan yang terbaik untuk Negara dan Bangsa, tanpa mempertimbangkan untung rugi terhadap dirinya sendiri.

3. Bintang Bersudut Lima melambangkan Pancasila sebagi Dasar Falsafah Negara yang senatiasa diyakini kebenaran dan kesaktiannya oleh setiap Prajurit. Selain itu bintang bersudut lima melambangkan simbol TNI AD wadah dari Prajurit Sapta Marga yang senantiasa setia dan menepati janji serta Sumpah Prajurit.

C. Arti/Makna Dhuaja Secara Keseluruhan.

Korem 143/HO Satria Dharma Utama"berarti adalah wadah prajurit yang berjiwa ksatria yang selalu memberikan dharma baktinya yang terbaik bagi negara dan bangsa, yang selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, bersifat kesatria utama pembela kebenaran, kejujuran dan keadilan, pengemban amanat penderitaan rakyat yang setiap saat dengan gagah berani siap berkorban jiwa dan raga demi keselamatan serta keluhuran bangsa dan negara Indonesia.

.