Home / Berita / Pemprov Sultra Gelar Rapat Kordinasi Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemprov Sultra Gelar Rapat Kordinasi Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Kendari, (korem143.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id) Guna mengantisipasi potensi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan meningkat di musim kemarau ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Kordinasi Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan, Senin (5/8) di Makorem 143/HO, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Rapat ini dihadiri oleh berbagai stakeholder terkait antara lain Danrem 143/HO, Wakapolda Sultra, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi, Kepala Stasiun Meteorologi Kendari, Danlanal Kendari, Danlanud HLO, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi, Dandim 1417/Kdi, dan Kepala Stasiun Klimatologi Ranomeeto.

Komandan Korem 143/HO, Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto yang telah ditunjuk sebagai Komandan Satgas Penanganan Bencana Karhutla Provinsi Sultra dalam paparannya mengatakan, bencana karhutla memang hampir setiap tahun terjadi di Sultra.

"Pada tahun 2016 juga ada, di tahun 2017 juga ada, di tahun 2018 berdasarkan informasi dari Polda itu ada 79 titik," kata Danrem.

Di tahun 2019, sejak awal Januari tidak terjadi kebakaran hutan di wilayah Sultra. Namun demikian, Dansatgas meminta agar tetap dilakukan antisipasi agar pada semester kedua ini tidak ada lagi kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Sulta

"Penurunan signifikan hotspot dan kejadian kebakaran lahan di tahun 2017 itu bisa ditangani karena adanya kerja keras kita, kerja keras semua unsur yang terlibat. Bulan Agustus 2019 sudah mulai puncak musim kemarau sampai dengan Oktober 2019, itu harus diantisipasi," jelasnya.

Sementara itu, Wakapolda Sultra Kombes Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, berkaca dari kejadian di Kalimantan,

ia menilai perlunya dibuat pos kebersamaan yang berisi semua unsur terkait.

"Kami pastikan akan ada penegakan hukum apabila ditemukan ada masyarakat atau perusahaan yang sengaja membakar lahan di wilayah Sulawesi Tenggara ini meskipun belum menjadi salah satu provinsi yang menjadi atensi dari pusat karena tidak menyumbang asap yang cukup besar," beber Wakapolda.

"Kami dari sejak beberapa tahun lalu sudah melaksanakan Satgas Patroli bersama TNI - Polri. TNI - Polri adalah yang paling mudah digerakkan, walaupun sarana prasarana yang ada pun masih terbatas," imbuhnya.

Sebagai informasi tambahan, berdasarkan data BMKG Kendari, puncak musim kemarau di Sulawesi Tenggara akan terjadi pada bulan September mendatang.(Ronal IK/Penrem143)

About Penrem 143/HO

Check Also

Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto, S.E., M.Si. : Semua Memiliki Andil Dalam Membangun dan Memajukan Satuan.

Kendari, (korem143.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id) Terus semangat semua akan menjadi ringan dan mudah bila kita mau dan bersama …

Korem 143/HO Terima Sebuah Mobil Pinjam Pakai Dari Pemerintah Provinsi Sultra

Kendari, (korem143.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id) Sebagai bentuk apresiasi terhadap kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini antara …

DUKUNG KESIAPAN YONIF 725/WRG, MABESAD GELAR PENGAWASAN DAN PETUNJUK DOKTRIN TNI-AD DAN BINSIS ALUTSISTA

Konsel, (korem143.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id) Dalam rangka mendukung kesiapsiagaan dan kesiapan operasi satuan, Mabes Angkatan Darat dalam hal …

Senam Kesegaran dan Tatap Muka Bersama Ketua Persit KCK PD XIV /Hasanuddin

Buton, (korem143.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id) Kamis (21/11) bertempat di Lapangan Makodim 1413/ Buton Jln. Jendral Sudirman Kelurahan Wangkanapi …

Komandan Korem 143/HO Hadiri Karnaval Budaya Festival Keraton Masyarakat Adat Asean VI Polima.

Bau Bau, (korem143.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id) Komandan Korem 143/HO Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto, S.E,. M.Si., pada Selasa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.