Home / SEJARAH

SEJARAH

Pada periode tahun 1950 sampai dengan tahun 1958 diwilayah Sulawesi Tenggara, telah ditugaskan personel militer untuk mengatasi gangguan keamanan yang terdiri dari beberapa satuan-satuan antara lain ; satu kompi yon anjing laut yang bermarkas di Palopo, dengan pimpinan Kapten Untung dan berkedudukan di Kolaka ; Yon tengkorak putih yang menggantikan KNIL yang sudah jadi Apris dibawah pimpinan Lettu J.Jangkere berkedudukan di Baubau ; Yon 3 Mei Mamengko, Ki II Yon 1 Paliyama (Yon 704) dipimpin Lettu Kombong ; Yon 108 Sibinuang dan dibantu kesatuan Brimob serta Yon 718 dipimpin oleh Kapten Makkatang Daeng Sibali, ditambah lagi Detasemen Raksabuana dan Detasemen-D yang berkedudukan di wilayah kendari.

Selanjutnya pertengahan tahun 1958 dibentuklah pasukan Sulawesi Tenggara, yang secara administratif di bawah Markas Besar Angkatan Darat cq Koandait dengan Komandan pertamanya Kapten Effendy ; dan tanggal 30 Mei 1960 Kodam XIV/Hasanuddin membentuk Korem VI/HO yang berkedudukan di Kendari, dengan mengangkat Mayor Inf IB. Carolus sebagai Danrem dan Kapten PB. Harahap sebagai Kasrem, yang ditugasi melaksanakan pengamanan dan pembinaan teritorial, dengan dukungan 1 regu setingkat pleton (Batalyon remaja) di bawah pimpinan Kapten Rustam Kusuma Jaya.

pada tanggal 27 April 1964, Korem VI/HO sebutannya mengalami perubahan menjadi Korem 143/HO oleh Kodam XIV/Hasanuddin, selanjutnya sejalan dengan perkembangan organisasi dan tuntutan tugas yang dihadapi, maka tanggal 1 Juni 1965 organisasi Korem 143/HO mengalami lagi penyesuaian, sesuai surat keputusan Kasad No Skep/14/XII/1984 tanggal 28 Desember 1984 tentang organisasi dan tugas Korem 143/HO dan selang beberapa bulan kedepan, yaitu tanggal 3 mei 1985 Korem 143/HO Kodam XIV/Hasanuddin, dirubah nama menjadi Korem 143/HO Kodam VII/Wirabuana, serta sejalan dengan dinamika dan perkembangan yang ada, struktur organisasinya mengalami perubahan-perubahan atau validasi, dengan surat keputusan Kasad No Skep/14D/VI/1987 tanggal 19 Juni 1987 dengan nama tetap Korem 143/HO.

Sedangkan pada tugas operasi militer, Korem 143/HO telah melaksanakan penugasan yang bervariasi antara lain ; sebelum pembentukan Korem telah melaksanakan operasi pemulihan dan pemeliharaan keamanan di daerah Sulawesi Tenggara yang dilakukan oleh satuan operasi yang dikirim oleh Koandait.

Korem 143/Halu Oleo memiliki 4 Kodim dan 1 Batalyon Infanteri, satuan-satuan yang berada dibawa kendali Korem 143/Halu Oleo antara lain : Kodim 1412/Kolaka yag berkedudukan di Kolaka, Kodim 1413/Buton berkedudukan di Baubau, Kodim 1416/Muna berkedududkan di Raha, Kab. Muna, dan Kodim 1417/Kendari berada di Kendari sedangkan Batalyon Infanteri yang dibawah kendali Danrem 143/Ho yaitu Yonif 725/Wrg berkedudukan di Boro-boro, Konawe Selatan.

Riwayat Penugasan :

Setelah berdirinya Korem, maka seluruh operasi pemulihan, operasi keamanan di daerah Sulawesi Tenggara dilakukan oleh Korem 143/HO, antara lain operasi DI/TII Kahar Muzakar dan sisa-sisa Permesta, dari Sulawesi Utara (periode thn 1960 sampai dengan thn 1964) selanjutnya periode thn 1979 sampai tahun 2004.

Yonif 725/Wrg Korem 143/HO telah melaksanakan tugas didaerah operasi :

  1. Pada tahun 1964 sejak terbentuknya Yonif 015/Setia, melaksanakan Operasi Tumpas dalam rangka pembersihan dan penghancuran pasukan Yonif 710 pimpinan Andi Selle di daerah Kab. Pinrang, Polmas dan sekitarnya.
  2. Pada tahun 1965 Yonif 725/Setia melaksanakan Operasi penghancuran sisa-sisa GPL Batalyon 2 dan Batalyon 8 Combat 1/Lompobattang yang dipimpin oleh Letkol GPL M. Sidik dan Letkol GPL M. Yusuf Palennae.
  3. Pada tahun yang sama setelah melaksanakan penghancuran tersebut diatas, dilanjutkan operasi penghancuran sisa-sisa GPL Nurdin Piso di daerah Palattae Kab. Bone.
  4. Pada tahun 1966 Yonif 725/Anoa diperintahkan untuk menggantikan pasukan Siliwangi yang ditarik kembali ke induk pasukannya melaksanakan operasi didaerah Duri menghancurkan sisa-sia GPL di bawah pimpinan Sanusi Daris.
  5. Pada tahun 1969 Yonif 725/Anoa melaksanakan tugas Operasi di Irian Barat dengan nama Satuan Yonif 725/Anoa Satgas III/Hn dalam rangka Operasi Pepera.
  6. Pada tahun 1973 Yonif 725 bergabung dengan Yonif 726 dan Yonif 724 yang diberi nama Yonif 725/Wrg Satgas 6/Hasanuddin untuk melaksanakan pengamanan Tapol Tepat di Pulau Burru.
  7. Pada tahun 1977 satu Kompi Yonif 725/Wrg di BP-kan ke Yonif 726 untuk berangkat ke daerah Operasi Seroja Timor-Timur.
  8. Pada tahun 1977-1978 Yonif 725/Wrg dengan kekuatan 657 orang berangkat ke Timor-Timur melaksanakan Operasi Seroja untuk menghancurkan GPL Fretelin disektor Barat/Tengah Propinsi Timor-Timur .
  9. Pada tahun 1990/1991 Kipan D Yonif 725/Wrg BP ke Yonif 712 melaksanakan tugas operasi di Timor-Timur dengan kekuatan 134 orang.
  10. Pada bulan Maret 1991 Kipan C Yonif 725/Wrg BP ke Yonif 721 melaksanakan tugas operasi di Timor-Timur dengan kekuatan 134 orang.
  11. Pada bulan Maret 1992 Kipan  B Yonif 725/Wrg BP ke Yonif 713 melaksanakan tugas operasi di Timor-Timur dengan kekuatan 134 orang.
  12. Pada tahun 1993 Yonif 725/Wrg dengan kekuatan 450 orang berangkat ke Irian Jaya untuk melaksanakan Operasi Rajawali-05.
  13. Pada tahun 2001-2002 Yonif 725/Wrg dengan kekuatan 650 orang berangkat ke Irian Jaya untuk melaksanakan Operasi Cendrawasih-02.
  14. Pada tahun 2003-2004 Yonif 725/Wrg dengan kekuatan 433 orang berangkat ke NAD untuk melaksanakan operasi penghancuran GAM.
  15. Pada tahun 2005 Yonif 725/Wrg dengan kekuatan 488 orang berangkat ke NAD untuk melaksanakan tugas operasi.
  16. Pada tahun 2008 2009 Yonif 725/Wrg dengan kekuatan 650 orang berangkat ke Papua untuk melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG.
  17. Pada tahun 2015 - 2016 Yonif 725/Wrg dengan kekuatan 350 orang berangkat ke Atambua- NTT untuk melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-RDTL (Timor Leste).

Tugas lain yang dilaksanakan Korem 143/HO adalah operasi pengamanan pemilu, operasi pengamanan VVIP untuk RI-1 dan RI-2 di wilayah Sultra, melaksanakan operasi bhakti TNI berupa AMMD (thn 1980 sampai dengan thn 2000), TMMD th 2000 s.d 2016 dan yang terakhir di Wawonii Tengah Kab. Konawe Kepulauan serta operasi TNI Manunggal Keluarga Berencana dan Kesehatan (TMKK) beserta instansi terkait di Prov. Sultra termasuk kegiatan Karya Bhakti.

Daftar nama pejabat Danrem 143/HO dari masa ke masa :

  1. Mayor Inf Lb.Carolus Periode tahun 1960 s.d 1963
  2. Mayor Inf Abd Rachman Periode tahun 1963 s.d 1964
  3. Letkol Czi T Harsanto Periode tahun 1964 s.d 1965
  4. Letkol Inf Murdianto Periode tahun 1965 s.d 1967
  5. Letkol Inf Soeparman Periode tahun 1967 s.d 1969
  6. Letkol Inf Madjid Joenoes Periode tahun 1969 s.d 1971
  7. Letkol Inf Ar.Malaka,SH Periode tahun 1971 s.d 1972
  8. Letkol Czi Dn Lintang Periode tahun 1972 s.d 1976
  9. Kolonel Inf Adi Mangilep Periode tahun 1976 s.d 1979
  10. Kolonel Inf Supardi Periode tahun 1979 s.d 1982
  11. Kolonel Czi Tindak Djioen Periode tahun 1982 s.d 1984
  12. Kolonel Czi Soedjatmiko Periode tahun 1984 s.d 1986
  13. Kolonel Inf A. Eteng Amin Periode tahun 1986 s.d 1988
  14. Kolonel Inf Sudariyono Periode tahun 1988 s.d 1990
  15. Kolonel Inf Arifin Tarigan Periode tahun 1990 s.d 1991
  16. Kolonel Inf Tayo Tarmadi Periode tahun 1991 s.d 1992
  17. Kolonel Inf D.Muchidin Periode tahun 1992 s.d 1994
  18. Kolonel Inf Ta.Umboh Periode tahun 1994 s.d 1995
  19. Kolonel Inf Syafei Nasution Periode tahun 1995 s.d 1996
  20. Kolonel Art Kasdi Periode tahun 1996 s.d 1997
  21. Kolonel Inf Harry Pysand Periode tahun 1997 s.d 2000
  22. Kolonel Inf Makmursyah,S.Ip Periode tahun 2000 s.d 2003
  23. Kolonel Inf Nanang D.Priadi Periode tahun 2003 s.d 2004
  24. Kolonel Inf Tan Aspan Periode tahun 2004 s.d 2005
  25. Kolonel Kav Moch.Wachju Rijanto Periode tahun 2005 s.d 2007
  26. Kolonel Inf M.P. Hutagalung Periode tahun 2007 s.d 2008
  27. Kolonel Inf Iskandar M. Sahil Periode tahun 2008 s.d 2010
  28. Kolonel Inf Taufik Hidayat Periode tahun 2010 s.d 2012
  29. Kolonel Inf Ms. Fadillah Periode tahun 2012 s.d 2013
  30. Kolonel Arh Andi Sumangerukka Periode 2013 s.d 2015
  31. Kolonel Czi Rido Hermawan M.Sc Periode tahun 2015 s.d 2016
  32. Kolonel Inf Immanuel Ginting, SE Periode tahun 2016 s.d2017
  33. Kolonel Inf Andi Perdana Kahar, SH Periode tahun2017
  34. KolonelArm Dedi Nurhadiman, SIP Periode tahun 2017s.d sekarang
.